Energi Muda untuk Energi Baru

Saya senang membaca  beberapa kenyataan bahwa anak-anak muda Indonesia terus berupaya menemukan dan mengembangkan sumber energi alternatif. Masih belum begitu lama, seorang bocah asal Aceh, Naufal Raziq cukup menghebohkan beranda-beranda sosial media saya dengan penemuan energi listrik yang bersumber dari pohon kedondong pagar. Pohon kedondong mampu menyalakan lampu beberapa rumah ketika malam hari di kampungnya yang katanya masih belum teraliri listrik. Terlepas dari banyaknya fakta lain tentang penemuan bocah 15 tahun ini, saya sangat merasa senang, pikiran dan imajinasi anak-anak Indonesia ternyata masih selalu tajam untuk menyelesaikan persoalan energi di tanah air ini.

Beberapa tahun sebelumnya juga sempat viral di media sosial seorang anak perempuan asal Pulau Lombok yang menemukan sepatu ajaib. Sepatu yang mampu menghasilkan energi listrik, terilhami dari pelajaran sains dasar tentang perubahan energi kinetik menjadi energi listrik dan jadilah sepatu listrik yang mendapatkan energi dari setiap langkah yang diayunkan. Energi listrik yang didapatkan dari sepatu listriknya digunakan untuk mengisi baterai handphonenya. Penemuan anak perempuan ini selanjutnya ternyata bisa memberikan manfaat pada orang banyak dalam pemenuhan kebutuhan. Penemuan sepatu listriknya kemudian mengantarkan dia menjadi jawara di ajang Young Inventor Innovation di luar negeri. Anak perempuan ini bernama Safira Dwi Tyas Putri.

Dan masih banyak lagi tentunya karya-karya anak Indonesia dalam hal penemuan sumber energi alternatif yang mungkin saja tidak sempat viral di media sosial dan media mainstream. Contohnya saja, di lingkungan terdekat saya dulu di dunia kampus, di Lembaga Riset Mahasiswa Universitas Negeri Makassar, beberapa karya adik tingkat tentang energi alternatif yang mampu diaplikasikan di lingkungan-lingkungan yang masih krisis listrik. Karya-karya anak Indonesia memang tidak semuanya mampu menjangkau seluruh mata dan telinga orang Indonesia, akan tetapi apresiasi pada setiap upaya menemukan atau mengembangkan sumber energi lain adalah kewajiban kita semua. Kita sama-sama memahami ancaman krisis energi di masa mendatang jika kia masih terus bergantung dengan suber energi yang selama ini kita gunakan, yaitu sumber energi fosil.

Selanjutnya mari saya paparkan lagi satu orang anak Indonesia yang karyanya mampu  mendunia dan saya yakini memiliki dampak yang  besar pada persoalan listrik di Indonesia. Anak muda yang tak pernah saya lupakan perjuangannya, Ricky Elson, abang yang satu ini adalah inspirator saya bila membicarakan persoalan listrik di negeri ini. Sebagian mungkin ada yang belum kenal dengan Ricky Elson, orang yang ada di gambar postingan ini. Ricky Elson populer dengan karya mobil listriknya. Mobil masa depan yang saat ini kembali dilirik oleh Presiden Jokowi untuk dikembangkan. Ricky Elson belasan tahun berkarya di Jepang, kemudian pulang ke Indonesia dengan semangat dan idealisme yang terbendung. Ricky Elson menampilkan karya mobil listriknya di era Dahlan Iskan memimpin Kementerian BUMN.

Kemudian situasi politik akhirnya mengubah arah pengembangan mobil listrik, dan memunculkan spekulasi bahwa mobil listrik karya Ricky Elson dikembangkan oleh pihak negara tetangga, Malaysia. Namun spekulasi itu ditepis Ricky Elson ketika mendapat pertanyaan serupa di sesi diskusi Patriot Energi saat pembekalan keberangkatan angkatan pertama di Pusdiklat KEBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Maka pada saat itu, tentu saja Ricky Elson adalah menjawab tidak dengan dengan jawabn diplomatis melainkan dengan jawaban orang yang menjaga martabat bangsanya dengan tidak mengorbankan ego keilmuan yang dimilikinya. Di sesi interaktif itu,meski lebih dari tiga jam, saya tak sedikit pun kehilangan fokus pembicaraan. Saya menyimak baik bagaimana seorang anak muda bertindak global untuk menyelesaikan persoalan mendasar negeri ini.

Ricky Elson tidak hanya terkenal dengan mobil listrik, tetapi ada teknologi lain yang dibawanya sepulang dari Jepang. Teknologi mesin motor dengan efisiensi tingkat tinggi. Teknologi ini kemudian diterapkan pada mesin motor penghasil energi listrik di kincir angin buatannya di daerah Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Kincir angin berteknologi ini diberi nama Penari Angin, sebab kincir ini mampu berputar  mengikuti arah datangnya angin. Menari-nari bersama angin.

Ketikamendengar langsung Ricky Elson memaparkan teknologi ini, batin saya segera tergugah dan seperti mendapatkan jawaban yang selama ini saya tunggu, pertanyaan-pertanyaan besar dulu sewaktu kuliah, apakah memang potensi angin di Indonesia tidak cukup baik untuk dikembangkan menjadi sumber energi baru dan terbarukan, mengingat potensi angin di Indonesia cukup tinggi. Letak geografis Indonesia yang tepat di garis khatulistiwa membuat potensi angin ini mempunyai tantangan sendiri. Arah angin yang berubah secara berkala akhirnya bisa terselesaikan dengan Penari Angin ini. Namun tentunya, hingga saat ini  Bang Ricky Elson, masih terus memantau dan mengevaluasi sustainability dari sumber energi listrik yang dia ciptakan.

Pada kenyataannya, penerapan teknologi kincir Penari Angin di Sumba akhirnya mampu menjadi sumber energi baru dan terbarukan yang kemudian turut memutar roda kehidupan masyarakat penerima listrik dari Penari Angin. Listrik memang selalu menjadi kunci bergeraknya sendi kehidupan. Sendi ekonomi, sendi-sendi interaksi sosial, sendi pendidikan, dan sendi kehidupan di ranah kebudayaan semua bisa bergerak berkat kahadiran listrik di tengah ruang kehidupan masyarakat.

Kini Ricky Elson masih terus bergerak mengembangkan berbagai turunan dari teknologi mesin motor berefisiensi tinggi ddengan menurunkan ilmu dan berbagi pengetahuan di lingkungan akademik bernuansa kampung di daerah Jawa Barat, tepatnya di tempat yang bernama Ciheras. Disana Bang Ricky Elson membina banyak anak muda yang punya idealisme untuk negeri  di bidang teknologi dan energi. Bang Ricky Elson adalah satu anak muda dari sepuluh pemuda yang dirindukan oleh Bung Karno untuk mengguncang dunia.

#15HariCeritaEnergi

Gambar; dokumentasi tim kameramen Patrio Energi

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: