Bukan Hanya Janji

Bukan Hanya Janji

Banyak sekali cara kita menyakiti teman sendiri, sahabat karib, saudara sedarah atau bukan. Bahkan orang yang tidak kita kenal sekalipun. Manusia terlahir tidak hanya bersama dengan keinginan-keinginannya atau kebutuhan-kebutuhannya. Manusia bersama dengan perasaannya yang sangat rentan teriris dan sangat sensitif menerima ransangan.

Perasaan bukan lawan dari pikiran. Perasaan adalah pasangan dari pikiran-pikiran. Tuntunan naluri kemanusiaan bisa saja menjadi muara terciptanya perasaan yang melegakan. Dalam fitrahnya, naluri dan mengabaikannya adalah sebuah keputusan yang diambil berdasarkan olahan dari rasa. Itulah sebabnya seringkali kita mendengar frase “kamu tidak berperasaan!”.

Perasaan yang kita abaikan, tidak kita sadari ternyata menjadi sampah bagi perasaan orang lain. Orang lain menyimpulkan, kitalah orang yang diartikan telah menyakiti perasaannya. Kehidupan sosial ini, sungguh sulit terlepas dari pengabaian-pengabaian itu. Olehnya, sangat tidak bermasalah jika kita sesering mungkin meminta maaf pada orang-orang dekat kita.

Maaf, tidak karena alasan pengabaian perasaan orang lain itu. Tapi lebih kepada untuk memenuhi ruang-ruang kebahagiaan yang bisa saja diisi oleh kebahagian dan kelegaan perasaan orang lain. Kita penting untuk bahagia dan sebisa mungkin membahagiakan orang-orang terdekat.

Kita tahu, pada janjilah kita sering ingkar. Pada kata bukan janji kita sering abai. Itu sama saja. Pada intinya, kita banyak dan sering menyakiti perasaan orang lain. Disadari atau tidak. Kebahagian orang lain terusik karena pengabaian kita.

Di kehidupan yang berperasaan ini, semestinya memang hidup saling mengerti. Inisiatif memperbaiki kesalahan adalah insting kemanusian kita. Tidak perlu menunggu orang lain mengetuk pintu maaf, juga tidak etis berlebihan memaki diri sendiri.

Desa Tamuku, 08/08/14

gambar: hmichaelbailey.com

Berkomentarlah yang Santun!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: