Beratap Langit

atjehpost

***

Aku tertidur di siang yang mendung.
Di balut gelap runtuhan awan.
Aku bermimpi bertemu malaikat.
Diciuminya pipi dan keningku.
Aku berontak menahan diri.
Aku tak tahu itu malaikat.
Tak kupahami sedikit pun cirinya.
Mewujud dalam jelma yang tak kusangka.
Aku bertemu malaikat!

Aku kecewa pada mimpi di siang itu.
Tersembunyinya banyak hal yang mesti kutafsir.
Aku dicium dari arah tak tertebak.
Seketika dan samar-samar.
Mimpi selalu begitu.
Apalagi saat langit sedang mendung.
Ada lagi yang nyaris kuingat.
Suara dari malaikat.
Serasa awam dan sering kudengar.

Aku tertidur di siang mendung.
Saat malaikat datang mendekat.
Kini kupaham apa malaikat itu.
Dia hujan yang menghanyutkan di tepian tidur.
Suaranya adalah gemuruh yang menyertainya.
Aku basah separuh wajah.
Aku tertidur beratap langit!

***

Tamuku, 11 Juli 2014

Gambar: atjehpost.com

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: