Hipokondria

hipokondria

Tidak terlalu lama setelah pertemuan terakhir kita. Ada yang keganjilan yang mengganjal. Menebarkan benih kegelisahan. Aku semakin terpukul, seperti seorang hipokondria. Dihantui banyak teka-teki. Ada banyak praduga yang dulu kuanggap benar adanya, nyatanya kamu tidak sedang menduga.

Aku akan meminta maaf banyak sekali atas kekeliruan-kekeliruan itu. Seperti pada banyak tulisan-tulisanku di blog ini sebelumnya. Aku harus terus memperbaiki banyak cara pandang yang selama ini terlalu tergesa-gesa memberi nilai.

Karena kita sudah terlampau jauh menarik jarak, rupanya memang tak perlu ada hati yang bisa kita bicarakan lagi di surat-surat yang hampa ini. Akan kuselesaikan secepatnya semua perkara-perkara yang masih mengganjal di benak-benak masing-masing.

Celakanya, aku hanya banyak berasumsi. Perkara-perkara itu mungkin tidak sedang terjadi di antara kita. Kejadian yang telah lalu, masih kuanggap layak untuk jadi bahan pikiran kita saat ini. Waktu menyeret kita semakin menjadi paham kondisi hati kita sendiri.

Atau mungkin kita memang harus duduk berdua kembali, membincangkan perkara-perkara mengganjal itu. Biar aku tak perlu lagi curiga, biar aku tak usah lagi menebak-nebak rasa dalam seorang perempuan. Pertemuan itu tak perlu di tempat gelap yang mengundang prasangka. Kita cukup duduk di depan laptop masing-masing.

Pada saat itu tiba, surat-surat hampa ini mungkin akan jadi bukti banyaknya kegelisahan yang ditimbulkan oleh perkara-perkara yang tidak jelas itu. Dari aku, kau banyak menyita konsentrasiku memadukan tarian jemari dengan alunan imajinasi.

Dari kau, aku belum bisa memastikan, apakah kegelisahanku seimbang dengan air mata yang teteskan demi perkara dua hati ini.

Gambar: www.comments20.com

2 Tanggapan to “Hipokondria”

  1. tengs a lot laptop bekas.🙂

  2. When someone writes an article he/she keeps the
    image of a user in his/her mind that how a user can understand it.

    Thus that’s why this post is great. Thanks!

Berkomentarlah yang Santun!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: