Pesan Pada Dunia

pesan pada dunia

Baru saja aku kembali mengkhatamkan salah satu buku Kahlil Gibran. Buku kecil yang justru memanggil kembali ingatan-ingatan. Semestinya kita belajar dari kesalahan dan rela menerima kenyataan. Aku dan kamu kini tak lebih dari sepasang merpati yang terbang bebas. Merpati tak bertuan yang lupa jalan pulang.

Di tengah kesibukan dan keterbatasanku menggemgam perasaanku sendiri. Aku kian sungkan membicarakan hal semacam ini lagi. Kupikir, lewat tulisan serupa inilah aku menanam bibit-bibit perasaan ataukah mengubur bangkai-bangkai kenangan.

Jika pernah kukata, aku terlanjur memilih dan jatuh di pangkuan orang yang salah. Biarkan saja waktu yang akan meraba-raba kemana dunia mengantarkan kita menemui ujung kenyataan.

Agak susah memang bila celah jari kita semakin rapat. Lalu menolak jemari lain yang menawarkan ingin menetap di sana. Maka cobalah beri sedikit ruang untuk bernafas, biar cinta itu bertumbuh bebas. Jauh dari jangkau keterpaksaan atau tekanan ingatan-ingatan. Untuk itulah, sebelum aku berani melingkarkan cincin di jari manismu. Aku masih bukan siapa-siapa. Kesadaran dan logika tak bisa tersingkir begitu saja dari area pembicaraan kita.

Aku dan kamu dalam sebuah hubungan yang mengisi hari. Tak boleh terus menggerus naluri kita menemui kebenaran. Sejengkal-sejengkal kita mesti berangkat meninggalkan keburukan dan siksa dunia atas nama cinta ini. Cinta buta yang rentan disusupi kebodohan.

Atas nama kebaikan itu pulalah, aku semakin berani meninggi pada dunia. Hanya berharap aurora ini dapat terlukis di kutub utara. Lewat tulisan yang tidak sejujur dengan tindakan inilah aku berpesan pada dunia. Untuk sebuah cerita yang menyisakan coretan.

gambar: inspirasiilham.blogdetik.com

Berkomentarlah yang Santun!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: