Ujian Kesunyian

ujian kesunyian

***

Pada sebuah malam yang kusebut sepi. Tidurku tak datang walau bulan telah tertelan waktu. Hati sibuk mencapai tempat tertingginya, kebahagiaan. Harapan terbang melampaui bintang-bintang. Ini sudah sepertiga malam. Tanganku tak kutengadahkan tapi batinku menunduk kuasa Tuhan.

Hidup tak sepenuhnya adalah jalan menuju tujuan. Hidup mungkin saja menjadi pintas dan tak tertebak. Hidup bisa saja hening pada separuh usianya. Hidup bisa jadi hanyalah siklus waktu yang diisi oleh sebuah nyawa.

Ada banyak waktu yang kita lewatkan bersama tidur. Artinya, ada banyak ide pula yang kita tidurkan. Ide adalah sebagian keberadaan kita atas hidup. Dan tidur adalah sepertiga waktu dari umur kita. Lalu dimana sepertiga malam yang Tuhan janjikan waktu terbaik untuk mendekap.

Kurasa, Tuhan menguji kita di kesunyian, bukan di keberadaan. Saat kita merasa sunyi, sepantasnyalah kita merapat ke wajah Tuhan. Merapalkan doa-doa. Karena Tuhan tak pernah tidur sekalipun di kesunyian.

***

Sangatta, 15 April 2014

Gambar : www.ceritamu.com

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: