Terlalu Terang

terlalu terang

Blinded by the light of what we already

Seseorang bisa menjadi buta oleh cahaya yang terlalu terang. Suatu ketika dalam hidup ini, kita akan mengalami masa bersenang-senang, tenang, serba ada, hidup dalam era kejayaan.

Dengan kekayaan dan kesuksesan, kita bisa memiliki apa saja yang kita inginkan, dan sebagian besar apa yang kita kerjakan bahkan mendapat puji-pujian dari semua orang. Cahaya yang kita lihat akan nampak begitu terang.

Cahaya dan keberhasilan akan membentuk sebuah peta kognitif (a mental map) sehingga membuat jalan yang kita lihat seakan adalah segala-galanya. Di atas peta itu, manusia akan berjalan dan mendapatkan arah.

Sejarah kesuksesan dan keberhasilan adalah sebuah peta kognitif yang bisa membutakan sebuah keberhasilan baru di depan mata., apalagi bila cahaya itu bersinar terlalu terang.

Manusia tidak akan berusaha memasuki jalan lain yang tidka ada penerangnya selagi masih ada lampu yang lebih terang di tempat lain. Manusia menikmati zona nyamannya.

Orang-orang yang pernah mendapatkan cahaya yang terlalu terang akan punya kecenderungan untuk menyangkal munculnya peta-peta baru. Di sekitar kita, contoh ini sudah terlalu banyak.

Orang-orang yang disinari cahaya terlalu terang akan terbutakan oleh cahaya itu sendiri.

*Disari dari buku Prof. Rhenald Kasali “Change!

Sangata, 29 Maret 2014

Gambar : kfk.kompas.com

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: