Kutukan Keraguan

indonesiaartnews.or.id

***

Kesadaranku terusik. Seperti ada jiwa lain yang mengendalikannya selain saya sendiri. Tak ada penjelasan yang lebih logis selain bahwa saya sedang dalam dilematis kronis. Sebuah derita psikologis dalam tahap pemantapan aktualisasi diri. Penetapan visi hidup. Pengembaraan manusia di bawah kolong langit.

Ada mimpi yang dihancurleburkan. Disisakannya menjadi abu yang siap terbang ke mana saja. Langkah memang tak pernah perlu untuk disesali. Sekali saja menghadap langkah. Lalu yakini. Sejauh langkah itu akan nampak perubahannya. Pada apa saja yang dijejakkannya.

Bila ada sejuta mimpi yang terbakar sirna. Nyatanya masih ada sebutir harapan yang mungkin memberi rupa pada abu terbang itu. Tergantung pada sudut berapa kita memandang sebuah derajat kesalahan. Itulah tepatnya definisi sebuah kegagalan. Sejauh ini kegagalan yang kumaksud hanyalah sebatas ilusi dan ketakutan semata.

Lama-lama hilang juga mungkin semua nyaliku meresapi kenyataan itu. Satu demi satu optimisme itu meluntur. Lalu cermin diri juga sendiri yang akan melukai. Serasa hidup baru saja dimulai setiap kali mata terbuka menatap cahaya. Ada hantu yang menakut-nakuti. Atau mungkin itulah iblis terkutuk yang secara bersamaan merasuki keberanian. Sebuah kutukan atas keragu-raguan.

***

Makassar, 19 Maret 2014

Gambar : indonesiaartnews.or.id

Advertisements

2 Responses to “Kutukan Keraguan”

  1. yang bahaya, orang jenius tapi peragu. orang bodoh namun percaya diri.
    waspada saja.

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: