Welcome To The Island of The Gods

kuta5

Bagian keempat dari tulisan sebelumnya.

Kaki telah menjejak di Pelabuhan Gilimanuk – Bali. Tak ada intermezzo, langsung tancap gas. Ini pertama kali saya menyaksikan Bali. Jalanan telah gelap di Indonesia bagian Timur. Jam harus segera disetel ulang. Walau hanya beberapa kilometer antara Gilimanuk dengan Ketapang jam telah berselisih 60 menit. Di tiang penunjuk jarak antar kota tertera 158 km menuju Denpasar. Cukup jauh untuk perjalanan malam.

Kami tak boleh mengharapkan kebetulan. Sekarang kami mengikuti aliran waktu dan takdir secara bersamaan. Denpasar sudah di depan mata. Kami tak sendiri menuju Kota. Banyak kendaran saling mendahului. Langit malam tak banyak memberi petunjuk dimana kami berada. Bintang juga berselimut awan hitam. Hujan mengancam dengan pisau gerimisnya.

Dari Gilimanuk, kami terbawa arus jalan hingga ke Kota Negara, masih berjarak dari Kota Denpasar. Setelah Negara, Kota Tabanan menanti. Itu tanda sebentar lagi kami akan segera sampai, mungkin hanya berkisar 45 menit.

Di Denpasar, kami harus bertanya beberapa kali untuk sampai di mana kami harus menginap. Ini bukanlah kebetulan, kami telah merencanakannya jauh-jauh hari sebelum kami berangkat. Bahwa kami akan beristrahat di Kota Denpasar, di rumah sepupuh Zuhda. Kami akhirnya tiba di rumah kontrakan sepupuh Zuhda.

Ada dua bujang bersaudara yang tinggal di sana dan mereka cukup kaget akan kedatangan kami. Dua tahun lalu Zuhda memang pernah kesini. Keduanya punya kesamaan, sama-sama tertarik di bidang fotography. Sang kakak, saya lupa namanya, lebih expert dan sudah melanglang buana hingga ke Singapura atas nama fotografer. Yang lebih muda, masih berstatus mahasiswa, juga jago foto.

Di rumah kontrakan tersebut, ada dua karya foto yang dicetak hitam-putih, panjangnya lebih dari satu meter. Perkakas fotografer memenuhi sudang ruang, ada semacam payung dan ada lagi kotak hitam yang kurang tahu isinya apa. Di kamar tergeletak tiga kamera merek Canon tanpa lensa.

Hari sudah berganti. Hari kedua perjalanan, tanggal 2 Desember. Semalam saya tidur lebih awal dari mereka, dan ternyata kedua bersaudara ini punya hobi lain yang sama, yaitu games yang sama tapi saya kurang paham apa nama dan cara memainkannya. Mereka terjaga hingga pagi, adik asyik di depan laptop, dan yang lebih tua bermain di Mac PC ukuran super besar. Ketika saya bangun mereka baru beranjak ke tempat tidur.

bali

Jam berlalu, dan di pagi menjelang siang, tiba-tiba kami sudah terkapar di Pantai Sanur. Tidak direncanakan, kami hanya niat jalan-jalan. Di benak yang tidak terungkap saya, sebenarnya ingin sekali memprovokasi perjalanan ini menuju Tanah Lot atau Nusa Dua. Sayangnya saya tak bisa memaksakan kehendak ketika kawan seperjalanan bernada menolak. Saya tak punya hak intervensi. Ini perjalanan bersama. Saya pun tak meninggalkan bekas kekecewaan sedikitpun. Perjalanan ini harus dinikmati.

bali (2)

kuta78

kuta

kuta2

kuta6

kuta4

kuta9

Karena besokya kami akan meninggalkan Denpasar menuju Lombok, maka sore itu sepupuh  yang lebih muda menemani kami ke Pantai Seminyak, hanya sejengkal dari Pantai Kuta yang terkenal itu. Pantai Kuta dan beberapa pantai lainnya memang saling terhubung, entah apa yang memisahkannya. Saya tidak ambil pusing soal itu. Kata sepupu Zuhda, pantai ini tak mengenal hari minggu atau hari libur, pagi atau sore. Selalu ramai hingga larut malam.

Memang memukau pemandangan laut di sini. Ombaknya tinggi, tak heran banyak orang yang berselancar. Pasirnya putih dan halus. Sunset-nya indah menentramkan mata. Sayangnya, dimensi waktu membatasi jalan kami. Sekali lagi, kebetulan yang baik tak ada di sini. Saya sudah menawarkan untuk nyebur di pantai ini walau hanya sekadar basah. Tidak ada yang mengiyakan. Kami pulang dengan alasan waktu.

kuta3

sanur

sanur6

sanur7

sanur8

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: