Kebetulan-Kebetulan

gamabbb

Beberapa artikel setelah ini adalah artikel yang dipenggal-penggal dari satu tulisan panjang sayang saya beri nama nama Four Islands Journey. Ada kalimat ter-link yang merupakan judul dari artikel sebelumnya. Tulisan ini adalah tulisan yang ke lima untuk seri Four Islands Journey.

Ada banyak kebetulan-kebetulan yang memang harus kita rampas dari realitas yang melintas di hadapan. Tak ada yang bisa menyangka bahwa kebetulan akan datang di lain waktu yang belum pasti. Kebetulan yang bersinggungan dengan lingkaran harapan adalah kebetulan yang harus kita siapkan. Karena, kebetulan layaknya tamu tak diundang  namun harus tetap dijamu dan jangan biarkan tamu pulang membawa cerita keburukan.

Takdir pertemuan pada sebuah kebetulan dalam paham Platonian adalah kuasa ilahi yang tak terbendung oleh keinginan manusia. Dan, mari kita tengok para Workaholic mengupayakan sebuah kejadian dalam hidup, manusia menentukan arah masa depan dan kejadian akan datang. Manusia berupaya adalah kemestian.

Lalu kebanyakan dari kita hanya menikmati takdir kebetulan, membiarkannya mengalir. Bila terlambat, kita menyalahkan waktu. Bila tak sempat, kita menggerutui diri sendiri. Bila ada kegagalan kita merasa terkalahkan. Kita menikmati dalam ketidaksiapan menerima kebetulan.

Sudah terlalu banyak peristiwa yang tumpang tindih di memori. Saya hanya akan merasa rugi, bila semua itu tidak terbagi. Pada beberapa kebetulan yang nikmati, saya merasa itu semua hal yang patut disyukuri.

Bukan bermaksud menyelah waktu, apalagi membuang waktu dengan menulis kejadian masa lalu seperti ini. Waktu memang tak pernah kembali, hanya saja kapasitas ingatan sangat terbatas  untuk menceritakan beberapa hal yang bisa saja menjadi pelajaran bagi orang lain. Inilah yang mungkin saya maksud “menjadi bermanfaat sepanjang hayat”. Semoga.

Saya tidak punya kuasa untuk memaksakan makna kesempatan. Saya hanya yakin, Tuhan punya rancangan atas waktu-waktu yang akan dibentangkan di semesta ini. Memanglah terasa agak rumit memadukan jiwa Platonic sekaligus menjadi seorang Workaholic dalam menerjemahkan satu kesempatan dan kebetulan.

Gambar : nupemagazine.org

2 Tanggapan to “Kebetulan-Kebetulan”

  1. Well, tak ada kebetulan di dunia ini. Semua sudah ditulis dalam skenario olehNya.
    Kita saja yang menyebut kebetulan, padahal itu sudah jalannya,.

    • persepsi kita banyak dibentuk oleh lingkungan. “kebetulan” mungkin hanya ada di alam pikiran kita yang sangat workaholic. terima kasih banyak sudah memberi bekas di blog berisi sampah kata-kata ini.

Berkomentarlah yang Santun!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: