Menembus Pantai Pink – Lombok

pantai pink lombok

Menaklukkan penasaran adalah mencampakkan ketakutan. Menyaksikan keinginan adalah menelusuri arah angin di rentetan tanah tandus.  Menikmati fantasi adalah sensasi saat berjalan seiring gemuruh awan yang seketika bisa saja mendung mengundang hujan. Perjalanan adalah penemuan-penemuan perasaan yang baru setiap saat.

Tiba-tiba gelap menyergap jalan yang berhambur kerikil. Menambah jauh perasaan yang sedari tadi memang telah jenuh. Daun-daun merapat ke tanah. Aroma kesunyian mencekam. Jalan tidak berujung dan langit bersembunyi di balik dedaunan Jati. Semakin gelap, semakin jauh. Langkah takkan mundur sebelum mencapai titik-titik pasir pink.

Gelap itu nyatanya hanyalah sebuah ketakutan akan jarak yang kian jauh. Di luar itu semua, langit masih sangat biru, daun masih sangat hijau, udara masih sangat segar, matahari masih sangat hangat. Senja masih jauh. Dan yang lebih penting, pasir-pasir itu mungkin masih nampak pink.

pantai pink8

Pantai pink adalah pantai yang pasirnya diasumsikan berwarna pink, letaknya terselip di antara kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur. Pantai ini adalah pantai yang mengulum rasa ingin tahu. Pantai yang melambungkan imajinasi pada warna pasir yang tak biasa. Pantai pada lokasinya yang mengeliminasi kata jarak.

Sejujurnya Pantai Pink ini adalah sebuah nama. Fantasi pink itu akan runtuh mata telah tertuju, tapi saya sudah paham dengan bahasa iklan, saya sedikit legowo menerima kenyataan. Pantai ini cukup menguras energi, perjalanan yang cukup jauh dari Sumbawa sebenarnya telah menyurutkan niat berkunjung kesana. Apalagi matahari berkedip-kedip. Sesekali mengancam sesekali membuka jendela langit yang sungguh terik.

pantai pink42

Hari itu, saya harus meleburkan ego, mengikuti arah dan kemauan perjalanan rekan saya. Dua hari sebelumnya, saya telah mengambil peran membawa kemudi langkah-langkah petualangan. Tiba gilirannya, saya membenamkan segala pertimbangan dan resiko. Bukankah resiko dalam  sebuah perjalanan adalah hal yang harus dilupakan. Tak ada resiko dalam petualangan. Resiko itulah petualangan yang sebenarnya.

Setidaknya tujuh kali bertanya sebelum akhirnya benar-benar sampai di Pantai Pink. Itupun kami sudah bersama peta lokasi yang menuntun setiap saat. Kemauanlah yang berperan besar disini. Fantasi tak dapat dibatasi. Roda-roda terus melaju. Jalan beraspal dan berbatu, jalan berkerikil dan berdebu, jalan gelap dan terik. Semua menyatu.

Pantai pink hanyalah ilusi mata. Tak banyak orang di sana. Kepuasan apa yang harus dibayar dengan hanya sebuah ilusi? Jawabannya hanya pada hati yang merasa puas dan bersyukur. Dimana-mana pantai menawarkan pasir dan bau laut, air jernih dan biru langit, sunset dan angin lembut. Di sini hanya berbeda pasir, asumsinya adalah pink. Di butirnya memang ada butiran pink, dikuatkan oleh banyaknya karang merah yang terdampar di tepian pantai.

Saran saya, janganlah pulang dari pantai pink dalam keadaan gelap. Setidaknya butuh satu jam untuk keluar dari zona gelap mencekam itu menuju Kota Praya. Hutannya bernuansa rawan. Jalannya isyarat berbahaya. Sangat jauh dari kesan aman. Tapi, selain itu semua. Tetaplah pergi melihat Indonesia. Langit ini amat luas untuk sebuah prasangka.

Pantai Pink

pantai pink2

pantai pink3

pantai pink7

pantai pink6

pantai pink9

5 Tanggapan to “Menembus Pantai Pink – Lombok”

  1. […] Lombok. Masih cukup terik matahari, berganti gerimis dan awan mendung. Kami menunaikan hasrat, Menembus Pantai Pink – Lombok. Kunang-kunang sudah terlihat, bintang berselimut kabut malam. Selepas isya kami tiba di […]

  2. […] Trawangan yang menjadi andalannnya waktu itu. Pengetahuan dasar itu pulalah yang membuat kami nekat Menembus Pantai Pink – Lombok dan Terasing di Pulau Gili Trawangan – […]

  3. […] « Menembus Pantai Pink – Lombok […]

  4. lelaki beruntung..mampu merealisasikan satu persatu mimpi yang dimiliki..🙂
    wish I am gonna like u

    • hahah, siapa lelaki beruntung? saya akan beruntung jika ada kebaikan yang bisa tularkan ke orang lain. Doa-mu akan selalu terselip amin-ku di situ.🙂

Berkomentarlah yang Santun!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: