Catatan Perpisahan Kampung Inggris

11

Beberapa hari terakhir, gerimis turun menyertai langkah-langkah kepulangan. Seolah air yang tipis itu adalah tangisan seorang kekasih yang disembunyikan lewat senyum. Gerimis jatuh hingga malam, hingga larut malam. Langit malam dipayungi awan gelap.

Saya sudah yakin, kepulangan akan selalu bersama perpisahan. Perpisahan yang tidak mesti dirayakan. Bersama hasrat pulang itu, juga ada sekelabat bayangan kerinduan yang merayu-rayu di awan imajinasi. Jauh di seberang pulau.

Akan tidak mudah rasanya untuk secepatnya melupakan, tapi langkah dan kehidupan juga tetap harus dilanjutkan. Belajar di Kampung Inggris ini hanya sementara, akan ada waktu yang tepat mengakhirinya.

_MG_1515

Berpisah semestinya datang pada waktu yang tepat, tidak mesti tepat pada waktunya. Saya harus rela meninggalkan pelajaran yang belum berakhir, karena waktu berpisah tepat telah di depan mata. Tidak ada kata menyesal, tidak boleh ada kata seandainya. Perpisahan telah datang.

Kebersamaan, selayaknya disertai dengan cerita dan kemesraan. Kebersamaan, sejujurnya terselip sedikit rasa benci. Kebersamaan, sebisanya saling memahami diri dan toleransi. Kebersamaan sudah lazim bersama dengan kejenuhan, dan perpisahan yang menjauhkan sudah terbiasa dengan kerinduan

dekat bikin jenuh, jauh saling rindu…

Foto-0034

Ada harapan besar bersemayam di dada saat kaki melangkah pulang. Ada keinginan yang semakin bertunas, tumbuh subur dipupuk oleh bahasa optimisme. Belajar keras semoga berbuah hasil yang diharapkan, karena tak pernah ada waktu yang terlewat sia-sia.

Saat-saat di Kampung Inggris inilah, saya bersua banyak kawan. Berbagi mimpi dan saling men-cemburui. Berguru pada pengalaman yang lebih dulu. Berintrospeksi pada kegagalan-kegagalan terdahulu. Membangun kembali fondasi mimpi-mimpi yang hampir runtuh.

Saya beruntung, bertemu mereka yang mampu memberi arti pada hari-hari yang cukup panjang. Saya bersyukur, rasa malu terbunuh di sini. Saya akan mencintai mereka sekali saja, hingga mati!

Walau beberapa kali saya harus menelan malu, hingga saya benar-benar menjadi minoritas dari kemampuan ber-Bahasa Inggris. Tapi, di sini sekaligus dengan itu, saya menemukan racun dan penawar malu. Sekali lagi, malu telah terbunuh di sini.

Foto-0064

Pada semua tutor saya di kursusan ELFAST. Pada semua kawan yang berbaik hati di kelas speaking, E Fast 1, Translation, dan Writing. Pada semua saudara di Pare Institute Dormitory yang menemani saya menyempurnakan speaking, 24 hours English.

Akhirnya, cerita harus di akhiri. Mimpi harus dibenahi. Langkah harus diselidiki. Masa lalu biarlah berdiri di belakang sana, tetap ada tapi tidak membayangi. Perpisahan telah tiba, tidak ada air mata karena gerimis dari langit telah menyamarkannya. Mari kembali menemukan kepingan-kepingan mimpi yang mungkin saja tercecer disana dan disini.

*ditulis sebagai catatan perpisahan dari Kampung Inggris Pare – Kediri

Rumah Nalar, 11 December 2013

Advertisements

3 Responses to “Catatan Perpisahan Kampung Inggris”

  1. […] Sempat diguyur hujan sebelum sampai di Teluk Santong, kampung keluarga saya yang pernah saya datangi enam tahun lalu. Lalu kami sekaligus mengisi perut, dan membuat tercengang dengan harga makanan satu porsinya. Jauh dari harga yang biasa kami keluarkan ketika di Kampung Inggris – Pare. […]

  2. mujahidzulfadli Says:

    tapi setelahnya, ada kata yang terekam dalam catat. Inimi mungkin salah satu pembedanya bung dengan alumni-alumni Pare yang lain. haha.

    • hahaha, pelampiasan atas waktu yang mengalir bersama perasan otak. kalau punya uang dan waktu luang, disana baik untuk belajar dan menemukan banyak hal. 🙂

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: