Kamar Wanita

***

Sebuah kamar yang sempit. Sisi-sisinya diwarnai suasana hati. Berwarna merah muda. Di langit-langitnya bersarang laba-laba yang tersesat dari kamar yang lain. Dihiasi kipas angin yang menggantung lemas. Sempoyongan mengayun tiga sayapnya yang lunglai.

Sebuah kamar yang ubinnya retak-retak. Refleksi atas gerahnya ubin itu memandangi sarang laba-laba dekat sekali. Isyarat kebosanan yang sangat kuat. Ubin itu pula tempat melekatnya beribu harapan yang disujudkan. Menjadi alas atas dahi yang menciuminya.

Sebuah kamar yang kasurnya lelah menanggung punggung yang direbahkan. Kasur yang ikut berpeluh karean turut meresapi makna sebuah loyalitas. Kamar yang sempit, tapi sanggup menanggung luas cerita.

Sebuah kamar yang riuh karena tawa. Kamar yang menjadi terminal bercabangnya berita. Menjadi ruang yang merahasiakan derita. Sebuah kamar wanita.

***

Rumah Nalar, 14 September 2013

gambar : www.689.ru

Advertisements

2 Responses to “Kamar Wanita”

  1. Ga begitu jauh dengan kamar lelaki yang penuh poster band kesayangan dengan kipas angin yang penuh debu.

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: