Cinta di Balik Punggung

cinta di balik punggung

***

ada gelisah di semayam senyum
ada cinta di diamnya mata
keraguan menangkup rasa
simbol prahara batin membara-bara

inilah cinta di balik punggung
di depan mata, tapi rapat di hati
membenci dan membentengi diri
menaklukkan puisi-puisi

hanya satu yang selalu hidup
redup-redup tertutup kepalsuan
hingga waktu rela menunggu
suatu saat dialah yang datang

***

Desa Benteng, Camba. 26 Agustus 2013

gambar : http://suarakomunikasi.com

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: