Menuju Kulminasi


~oOo~

setalah malam yang cukup gelap
akhirnya benang merah terurai megap
jutaan ilusi silih mendekap
membumbung menutup ruang gerak
lalu menuju kulminasi

dingin bersama titik kebekuan
gerah membaur di kebosanan
rapuh diterjang badai hambatan
hanya harapan tumbuh perlahan
lalu menuju kulminasi

setelah itu,
ingatan akan terlupakan
dan hanya menyisa kerinduan
semoga bukan menjadi rindu yang kaku
yang tak pernah bertemu.

dan berisyaratlah
menuju kulminasi!

~oOo~

picture : http://ceritaku.com

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: