Dalam Pelukan

~oOo~

dalam luruh gemuruh tubuh
seonggok daging menumpang ruang
memeluk asa melihat dunia
melengkung mengingin keluar

sabar!

kali ini kau menunggu napas
bersucilah menuju pintu batas
dan setia hingga lepas

kuat!

kau tak boleh murung walau terkurung
ragamu ragaku masih menyatu
urungkan dulu niatmu pulang
pulang ke tanah milik kakekmu

kau bertahan aku menunggu
kita sama-sama merindu
kau lama berselimut gelap
aku risau kau tak menanggap

hadirmu telah dinanti
tangismu bukanlah kesedihan
tapi aku masih ingin bersamamu
dalam dekap tiada tara

sepuluh bulan berlalu
dan kau menjadi malu
lama nian aku merindu kamu
aku merayu kau tak merayu
batinku batinmu enggan berpeluk
kau memilih berpeluh

sunyi!

sehari
seminggu
berganti bulan
dirimu betul-betul bungkam
aku menunggu bersama tangismu!

~oOo~

Rumah Nalar, 12 Agustus 2012

picture : www.jhandersen.photoshelter.com

Advertisements

2 Responses to “Dalam Pelukan”

  1. menanti kelahiran? eh, entahlah… mungkin saya salah memaknainya 😀

    • saat itu imajinasi saya pada seorang ibu yang menanti kelahiran dimana usia kandungannya telah lewat sepuluh bulan, hingga bayinya telah tak bernafas setelah keluar dari rahim

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: