Sepucuk Surat (dulu)

~oOo~

dulu ada sepucuk surat kugubah untukmu
isinya puisi

kuceritakan disitu tentang pantai yang mengering
kuceritakan juga burung yang kehilangan sayap
juga tentang langit yang mendung

secara tulus aku memintamu menunggu
karena bibirku telah beku kala itu
nafasku sesak mengucap maaf
kau tak mendengar

hingga surat itu kubakar
bersama wajahmu yang sedih

aku terlampau mati menulis surat lagi
rasaku kering sekering pantai
asaku hilang seperti burung yang kehilangan sayap
juga hatiku mendung semendung langit di surat itu

~oOo~

picture : http://sraet2many.blogspot.com

2 Tanggapan to “Sepucuk Surat (dulu)”

  1. romansasesaat Says:

    indah …

Berkomentarlah yang Santun!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: