Untuk Rupa-Rupa Wajah

Untuk separuh siang yang telah makin menjauhi garis waktu. Tak ada seucap maaf yang akan kulontar. Aku dan hari ini adalah peristiwa, lalu akan menjadi debu. Begitu juga denganmu. Kita banyak berharap waktu yang akan menjawab soalnya. Dan kita duduk tak bercakap. Ada apa denganmu?

Untuk rupa-rupa wajah yang me-layu
berkemaslah dan lakukan perjalanan
Mungkin mimpimu tertimbun di tanah tandus
atau telah jadi bola salju di kutub benua
dan waktu tak selalu mendekapmu

untuk rupa-rupa wajah yang mekar kuncup
jangan wasiatkan diammu
mudamu adalah waktumu memeluk waktu

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: