Patah Ranting

~oOo~

jutaan waktu yang lalu
ketika bumi hati terbakar simfoni
pohon asmara mewarna subur
hijau jiwa tumbuh menumbuh
ada ranting kaku menahan daun

cerita berganti derita
asmara murka memerah wajah
kekasih mata hilang sekejap
dan dunia menunduk malu
patah ranting di ujung lara

bukan kisah menahan rasa
atau berbalik jadi penyesal
hari ini dan masa lalu
selalu ingin dibincang
walau patah ranting di ujung lara

~oOo~

Rumah Nalar – Akhir Mei 2012

Advertisements

2 Responses to “Patah Ranting”

  1. saksi………

    saudara2…teman2…atau apapun namanya…
    separuh bulanyang lalu…
    aQ…kamu…Qta
    dipertemukan bukan tanpa alasan

    aQ…kamu…Qta
    saling curiga..juga bukan tANpa alasan…

    apakah aQ…kamu…Qta
    sadar bahwa separuh bulan yang lalu
    itu adalah saat yang tak ada di lain hari?…

    bahwa sepaRUH bulan yang lalu…
    adalah saat yang sebenarnya tak cukup untuk berlalu??

    aQ…kamu…Qta..
    separuh bulan ini adalAh satu dalam cita
    mungkin juga dalam cinta..

    saAt ini…
    apakah aQ…kamu…Qta
    mau berjanji demi separuh bulan ini????…

    saat ini aQ…kamu…Qta
    msih satu…semoga esok n seterusnya…

    aQ..kamu..Qta…
    tetap satu dalam rindu…

    perpisahan bukanlah akhir…
    karena perpisahan hanyalah sepotong kata
    yang tak berarti jika tak ada
    kata pertemuan…..

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: