Mudahnya Menulis

Mengenal dunia tulis-menulis memberikan banyak peluang hebat. Karena segalanya akan menjadi fana dan bangkai akan membusuk dalam selimut tanah. Bagai gajah yang senantiasa diingat adalah keindahan gadingnya.

Layaknya manusia, sejarahlah yang akan mengisahkan setiap musim berganti yang kita lewati dalam fase hidup yang begitu singkat.

Saat fasilitas menulis sangat memudahkan manusia mebekaskan ceritanya. Maka catatan hidup harus senantiasa siap untuk dibaca jika kita menyempatkan diri berhenti sejenak, lalu membelai media itu dan membuat keabadian sebuah peristiwa yang telah berlalu.

Aktivitas ini telah jauh berbeda dengan jaman dahulu, saat seorang penulis adalah menepi di tebing alam, menyendiri di pantai putih, atau bahkan menyetuhkan kaki di dinginnya air sungai seraya melihat langit.

Kini catatan itu bisa dibuat disini, kita sisa menyisipkan keinginan dalam tulisan itu. Mengerjakannya dengan hati dan apa adanya. Semuanya bisa menjadi sebuah tulisan yang isa mengabadikan diri kita.

Dunia kita dan sekitarnya begitu luas untuk dicatat, waktu sedetik berlalu dengan kisah yang begitu panjang untuk dituliskan.

Saat ini ada handphone, ada catatan harian. Semua hanya mengambil waktu sejenak dan kita akan siap mendapat sikap dan pandangan berbeda dari orang yang membaca tulisan kita. Itu bila kita meluangkan waktu untuk mengalihkannya di personal blog.

Sebuah contoh yang patut ditiru. Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H Imam Suprayogo yang telah mendapat Rekor dari MURI pada tahun 2011 sebagai “Penulis Artikel Terlama di Indonesia”, sekaligus berbagai kalangan telah menyematkan gelar “Bapak Blogger Pendidikan Indonesia”.

Dalam pernyataan sikapnya rektor yang satu ini sangat tidak membayangkan akan gelar yang akan diberikan, semuanya semata untuk menuliskan gagasan dan curahan idenya yang semoga suatu saat akan memberi manfaat terhadapa orang yang membaca artikelnya.

Satu pelajaran yang berharha bahwa rector saja yang nota bene-nya adalah orang tersibuk di Universitas dan memiliki agenda yang super padat, masih mampu menyempatkan dirinya untuk menulis ide-ide nyaris setiap pagi sampai sekarang.

Semua tulisan beliau dapat kita lihat di personal blognya www.imamsuprayogo.com

Sekali lagi bahwa menulis adalah aktivitas yang begitu bebas dan sangat dihargai, selama tidak melanggar etika penulisan. Manusia akan menjadi pelaku dunia bila mampu menuliskan apa yang pikirkan. Dunia saat ini begitu sempit untuk digenggam, semuanya ada di dalam internet. Termasuk bila kita menduniakan tulisan yang kita buat.

Diantara etika penulisan yang penting untuk diperhatikan adalah etika dalam mengutip sebuah pandangan yang diistilahkan “plagiarisme” yakni proses penjiplakan gagasan tanpa mencatumkan sumber kutipan.

Kini sanksi pelanggaran akademik ini telah mendapat hukum pidana, dan telah banyak contoh kasus plagiarism yang dilakukan oleh penulis-penulis yang tidak memperhatikan etika ini.

Untuk kemudahan dan publikasi tulisan kita, agar lebih banyak orang bisa mersakan manfaatnya, sangat bijak bila kita membuat personal blog, kita bisa menggunakan platform wordpress, blogspot, tumblr, kompasiana, webdetik, weblog dan lain sebagainya.

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: