Senyum Layu

~oOo~

di bibirmu tersungging senyum layu
saat ada isyarat -tidak menyelinap dari balik helm
layu. menunggu merah selanjutnya
lalu. hijau menggantinya
hingga pagi menjelma petang

kau tak henti lesu
mungkin. karena kalender merah
atau kantong mengering kerontang
sudahlah. kau tak berguna bila kau muram
hidupmu harus kau hadapi
dan tak perlu menunggu iba

bila bisa kugadai semangatku
akan kusuntik di kulit wajahmu
lalu kusedot keringat dekilmu
nyatanya. aku hanya memberimu senyum
senyum tulus berisi niat

~oOo~

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s