Penghuni Ranjang Sutra

***

Lamat-lamat lampu remang

Menunduk halus pada usapan

Berbalut kisah dan fiksi

Cerita berawal disini

 

Ranjang sutra seketika harum

hiasan doa melumbai-lumbai

dan ungu malam menjalar pelan

Inilah hunianku malam ini

 

Rambutku terbang menerpa dingin

Lalu diam menunggu angin

Ku ingin tidur di ranjang sutra

Memupuk impian dan kenikmatan

 

Badanku lelap membentur empuk

Tak ingin bangun walau mimpi

Angkuhnya pagi pun ku taklukkan

Hingga mentari menampar halus

***

Advertisements

One Response to “Penghuni Ranjang Sutra”

  1. ranjang sutra ??? tak ingin bangun pula.hehehe

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s