Kicau Pagi

***

intip-intip masa depan
di awal waktu kaki melangkah
jungkir balik banting tulang
bernafas legah di akhir kisah

cerah ceria pagi menata
bunga mekar bersambut senyum
masa lalu jadi cerita
hari esok masih dimimpi

pulang pergi silih berganti
mengisi hati kian berseri
duduk disini menanti mentari
selimut malam jauh berlari

susah senang bergurau galau
tiada terasa waktu menjauh
baru sebentar sudah berselang
kita merugi banyak berdiam

sudah payah meraba asa
tiada tara kawan sahabat
walau parah hampir sekarat
tangan erat selalu berjabat

mari berdiri dari imaji
menatap pelangi di langit tinggi
jangan sekali mundur menyandar
pantang surut layar terkembang

***

Advertisements

2 Responses to “Kicau Pagi”

  1. mujahidzulfadli Says:

    wow…kanda, coba masukkan di Fajar yang hari minggu. pekan lalu (dua pekan lalu?) sajaknya wawan masuk di sana. bagian budaya. cobaki’ tanya dia dimana kirimnya. meneguhkan eksistensi.

    Conrad Aiken (dalam Esai Puisi dan Pikiran Manusia; terj. Sapardi Djoko Damono) mengatakan bahsa sajak adalah potret manusia dengan puluh di kening, darah di tangan, siksa neraka di hati, dengan gayanya, dengan absurditasnya, dengan kejalangannya, keyakinan-keyakinannya dan keragu-raguannya.

    Dalam sajak akan ditemukan kemuraman, ketegangan yang terus menerus, kegelisahan yang tidak henti-henti, dan perjuangan yang sungguh berat. “Sebuah sajak yang menjadi adalah satu dunia” begitu Khairil Anwar pernah pongah berucap. haha…berasalan memang. Baginya, sajak adalah sebuah dunia tersendiri yang merupakan kreativitas penyair dengan segala kekuatan dan kerja keras yang tidak tanggung-tanggung. Menulis puisi / sajak: bukan pekerjaan sembarangan. haha….

    Kanda, Ahmad Fuadi dapat beasiswa yang ke sembilan. Beasiswa kepenulisan fiksi dari Italia selama dua bulan.

    • sy harus bilang Wauw lagi sama komen ente d blog ini. trima kasih beratz.

      di fajar, yg ente maksud dulu pernah sekali sy mengirim puisi. cuma saat ada puisi dari pengirim laen yg lebih keren dan sy gagal mencoba kembali stelahnya.

      sy spakat dgn Khairil Anwar dan sy salut dgn Bang Afuadi, dan yg people inspiring adalah Bang Andrehirata.

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s