Insomnia

***

Sebentar lagi aku akan melihat bintang
untuk langit yang tergumpal tradisi
dan belenggu kemunafikan cahaya

Nampaknya mataku enggan merapat
hanya naluri mengikut indera
padahal bintang berjanji terang

Aku masih menyimpan lilin
penerang seuntai langkah pendek
tapi bintang kuharap bersanding mentari

Aku terlena imaji gelap
seolah mata bertabur permata
bersambungnya malam adalah saksi
Kedahsyatan Insomnia

Aku berjanji memupuk mimpi
hinggat tidur tak bangun lagi
lalu, bintang boleh redup

***

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s