unity in diversity

***
semburan binar mata yang menyebar

tak pelak mampu menaklukan secuil biji angkuh.
kuat pada self defense yang terancam
bertaruh pada malu atau maju
semua kini stagnan di atas diamnya batu cadas
tergulung oleh sift paradigm, berfikir pendek

jelas terlihat langkah mundur
entah untuk gerakan kombinasi ataukah bersiap lari
semua patut curiga pada apologi
karena, skeptis tak mampu mendukung laju ambisi
semua untuk satu 
dan kita “unity in diversity” 

***

Petikan kata di atas sebagai refleksi atas masa yang telah dievaluasi secara kolektif. Sejak awal, pertemuan itu telah tercium aroma tangis sedu. Beberapa kalimat terpotong tak berarah, hanya sombolitas yang tersampaikan oleh kerlipan mata dan gerak ujung bibir. Ada yang telah lebih dulu menjangkau, dan jelas pula terlihat pendangan melongo, bak wajah bayi yang menangis meminta ASI. Kosong

Telah ada yang berani membuka secara terang benderang hingga mentari terasa hadir di tengah forum. Nama-nama yang disebut beruntung hadir mendengar jeritan miris. Forum itu membingungkan sekaligus menjenuhkan. Penuh spekulasi dan cocologi. Manusia harus bertahan pada confort zone, mungkin seperti itulah mindset sebagian peserta forum. Beberapa nada dan intonasi tak terelakan meluncur pada telinga-telinga yang mulai paham itu.

Hingga tanggal berganti, puluhan tetes air mata tertumpah di pipi. Maaf dan mohon, menjadi diksi yang paling populer malam itu. Entah sadar atau tidak, sebenarnya maaf dan mohon yang terlontar itu, sangat sarat dengan perubahan karakter orang yang menguncapnya. Beruntung jika yang ingin berubah, betul adalah pola negatif. Kekhawatiran akan kondisi adalah backstory forum tangis itu. Semua masih abstrak meski berujung pada pengiriman pesan yang terkesan  malu. Tujuan kondisi ini tak lain mengingatkan bahwa kita adalah kesatuan dari keragaman yang begitu plural dan lintas disiplin ilmu.

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s