Dan Aku Selalu Menyenangi Bintang

Ruang di bawah kolong langit ini rasanya terlalu luas untuk menampung semua misteri yang telah terungkap dalam fase hidup yang singkat ini. Hingga kenyataan ini begitu sulit untuk terurai. Benang-benang kusutnya mengaburkan segenap peristiwa berbalut harapan itu. Apalagi garis merah datang menyilang menutup inti hari.

Bukan kalimat apriori apalagi skeptis memaknai mimpi. Kita tetap perlu optimis menjaga kedekatan cita dan nyata. Mungkin pagi ini kita miskin, karena kita jarang memberi. Atau kita kaya karena banyak memberi. Hanya aksi itu jawabannya.

Saat-saat sensitif seperti ini kadang menjadi pemicu katarsis. Karena teriakan itulah yang akan menggema pada langit malam. Lemparan bola mimpi ke bintang terjauh tak akan pernah salah, karena teropong tekad selalu melihat bintang terang dan bersinar. Walau bolamu tak sampai pada bintang bersinar itu, akan ada bintang lain yang akan tersentuh. Meski tak seperti bintang harapan itu. itulah aksi-reaksi tiap lemparan menuju bintang. Dan aku selalu menyenangi bintang!

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s