Pulang Melihat Bintang

***

Jika bukan karena bintang,

malam ini kutakkan pulang.

Pulang melihat tanahku,

memeluk kecintaanku pada sunyi.

Menyapa keheningan dalam kerendahan diri.

Maafkan aku meninggalkan segunung kapur,

maafkan aku meliarkan tunas muda tumbuh sempoyongan.

Meski banyak kekaguman,

namun malam ini kuharus pulang.

Rindu-rindu mengucap itu telah ganas.

Menunggu tetesan haru di tiap pemberhentiannya.

Ini akan jadi hari yang panjang

Mengisinya dengan senyum simpul yang bias

Sulit mengerti kekejaman kenyataan

Selamat siang buat Februari yang memeluk kesaksian ini.

***

#menjelang langit gelap di tengah mentari bersinar

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s