Kedamaian Batin

***

Biarlah mengalir setiap tetes yang telah jatuh merumput.

Jangan pernah memaksa untuk menaklukkan angin yang bertiup.

Walau nadi mendenyut tak beratur lagi.

Dan saraf telah putus oleh stigma.

Ini tidak berlebihan mendeskripsi.

Semua patuh pada alam yang menjawab rencanamu.

Bergeraklah walau diam.

Ambillah perubahan dalam hidup.

Arahkan angin pada layar yang terkembang.

Putarlah haluan ketika karang mengganjal.

Pompahlah nadi untuk lebih kencang.

Segarkan saraf dengan imaji.

Cobalah untuk mencoba.

Mengukur batin memang tak pantas.

Menerjemahkan kedamaian dalam diam pun tak tepat.

Damailah batin menuju kebahagiaan.

***

 

Advertisements

2 Responses to “Kedamaian Batin”

  1. batinku damai setelah membacanya :))

  2. “Cobalah untuk mencoba”

    saya suka bait diatas 🙂

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s