Skak Mat!

Strategi malam menekuk sinergi otak kiri dan kanan. Pion-ku berlutut di hadapan kuda putih yang  garang. Mestinya Perdana Menteri-ku telah berada di G-7. Hanya saja sangat sulit menerkam dari sayap kiri yang mulai patah. Ada banyak peluang, pintu telah terbelah. Saat peluncur-ku mengambil posisi seri dengan benteng saat itu juga Perdana Menteri putih tengah megap-megap berada di depan Raja-ku yang ternyata minim pengawal. Peluncur putih siap menluncur dari sudut kanan F-5. Telak, Sang Raja tak mampu berkutik. Skak Mat!

Itu bukan akhir cerita akan malam. Sebelumnya isak tangis dalam heningnya pasca Sidang Istimewa pecah sesaat setelah ketukan palu tiga kali oleh Pimpinan Sidang. Salah satu saudara yang terikat emosi, secara kelembagaan tidak terikat lagi. Peristiwa besar menyandung kaki salah satu Parner dalam hidup, dalam berlembaga, dalam bekerja.

Mataku secara personal meski berbinar, kelopak mata masih menahan laju cair itu. Kusimpan untuk sebuah masa haru KESUKSESAN yang telah kuyakini untuk  kuteteskan.

Berkomentarlah yang Santun!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s