Malam Tanpa Jajahan

***
Ini malam yang panjang, meski bulan malam bukan malam minggu.
Seperti ungkapan dalam lagu.
Akan jadi sangat menantang karna harus menaklukan setan penjajah.
Setelah malam ini, mungkin masih ada besok.
Ini keluhan atas waktu. Karna waktu tak pernah mengeluh.
Teringat pesan Anies Baswedan melalui tweetnya,
“kamu bukan yang pertama yang jadi sarjana,
ribuan mahasiswa telah melewati hal serupa dengan yang kamu rasakan dan lakukan”.
Ribuan pula pesan yang telah saya baca untuk mendongkrak motivasi semacam itu.
Masih dalam tahap mengingat, aksi tak terjadi!
Malam ini kehempaskan sebelum mengingat lagi.
Selamat datang di fase baru di awal tahun!

***

Makassar, 11 Januari 2012
(sesaat sebelum menerobos lembaran skripsi yang mau direvisi)

Advertisements

3 Responses to “Malam Tanpa Jajahan”

  1. mujahidzulfadli Says:

    wow..tambah jago maki’ diksi itu nanti. tidak butuh waktu lama. modal lumayan untuk merangkum gagasan dalam sebuah esai yang high quality. hehe…

    Ini link Esai yang juara I KEM 2011 lalu kak. Pantas memang kurasa. kita’ bacami baik-baik sendiri. hihi….
    http://dhioradanbintang.blogspot.com/2011/11/mengeja-indonesia-di-sekolah-persatuan.html

    • sambarang tong, hanya mengapungkan kata yang telah bisu oleh mata. Orientasi perspektif dan fokus belum menyatu.
      Anda lah yang hebat sebenarnya. Sbentar lagi akan menjadi penulis yang handal.

    • iyya dih sudah kubaca, impresif ki memang kata-kata yang di eja. Mesti banyak membaca untuk banyak menulis.

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s