Semua Tentang Kata

***

Kata mewakili realita. Sungguh tak berarti malam tanpa kata.

Walau telah runtuh oleh gemuruh. Aku ingin berkata meski ku bisu.

Terdiam pun selalu kuanggap kata. Kata yang diam. Itu kah kata?

Di balik tipisnya kulit ini, darahku telah terggumpal sebongkah semangat.

Semangat menang menaklukan bisu.

Jika kata pun telah membisu, ku harap itu hanya bisu yang suri.

Banyak kata yang oleh bibir menjadi sirna.

Banyak kata telah tersapu memori.

Banyak kata menjadi indah pada waktunya.

Haruskah menunggu indah untuk berkata?

Semua tentang kata. Bukan tentang kita!

Kita tak berarti tanpa kata.

Maafkan aku sang pembisu.

Aku yakin jujur dengan kata.

Bukan bohong dengan membisu.

Mungkin sebentar lagi aku kehilangan kata-kata.

Bibirkah yang harus berkata?

Hati pun kadang berkata, meski tak rela

Membiarkan dusta merajai kata.

Semua tentang kata, bukan tentang dusta!

***

Makassar, 11 Januari 2012

Advertisements

Berkomentarlah yang Santun!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s