Archive for January, 2012

Ada Apa Dengan Logo UNM?

Posted in Opini with tags , , , on January 31, 2012 by mr.f

Jika anda saat ini berada di kota  Makassar dan sedikit mengarahkan pandangan ke langit barat kota. Maka, sedikit akan terganjal oleh bangunan menjulang bagai sebuah segitiga yang sisinya dibuat lengkung dan sisi lainnya cembung. Itulah Menara Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), dari namanya sudah terbayang sebuah Phinisi. Phinisi sendiri adalah perahu yang selalu menjadi ikon keberanian orang Bugis-Makassar dalam membelah samudera. Dan secara teritorial daerah pembuat Perahu Phinisi itu adalah daerah Kabupaten Bulukumba.

Menara Phinisi UNM Makassar (Planning)

Bangunan berlantai 17 (tujuh belas) ini ditarget rampung pada tahun 2012. Dan dapat kita lihat sekarang bagaimana menara ini telah mendapat ruang pada perspektif seni bagi para mahasiswa UNM. Terlebih dari aspek seni itu, kebanggaan dan sense of belonging atas Kampus UNM merasuk secara perlahan sesuai dengan tingkat kerampungan bangunan itu.

Namun ada hal yang sempat mengambil tempat untuk sekedar dikritisi. Saya bukan pengamat konstruksi bangunan, bukan pula pengamat lingkungan. Hanya logo besar UNM yang coba ingin saya komparasikan dengan logo UNM yang direkomendasikan oleh Bapak Pembantu Rektor I Prof. Dr. Sofyan Salam.

Logo UNM oleh PR I

Beberapa kali kesalahan dalam penggunaan logo UNM mendapat sorotan langsung dari PR I, beberapa logo yang termuat di proposal kegiatan, beberapa spanduk kegiatan. Kesalahan ini adalah empiris saya selama menjadi fungsionaris Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran UNM. Saat itu jabatan saya berkutat di ranah kesekretariatan dan administrasi. Secara otomatis kesalahan kecil dalam hal administrasi sering terdeteksi. Dan itu ada pada logo UNM.

Logo besar yang kini terpasang di Menara Phinisi adalah logo yang sangat mirip dengan logo yang sering diprotes oleh PR I, karenada beberapa kesalahan pada bentuk nya. Ke-tegakan tiga layar kekanannya adalah angle yang paling disorot oleh PR I, menurut PR I posisi layar itu harus tegak dan memiliki bentuk yang dinamis dan artistis. Salah satu contoh logo UNM yang salah atau dianggap keliru oleh PR I adalah seperti berikut.

Logo UNM Yang Salah

Dan kalau kita perhatikan logo di atas, maka akan sangat mirip dengan logo yang kini terpajang di Menara Phinis UNM Makassar dan siap untuk dipandang sebagai salah satu objek artistik di Kota Makassar. Selain itu hal lain yang juga sering dikritisi oleh pihak birokrasi kampus adalah persolan warna logo. Dalam buku panduan mahasiswa UNM, maka logo UNM yang update dan yang sebenarnya adalah  berwarna hitam dan latar putih. Karena kadang-kadang mahasiswa menempelkan logo UNM yang berwarna lain, misalnya warna orange, putih, biru, dan warna-warna lainnya.

Saya bukan pengamat konstruktif bangunan, dan saya bukan seorang seniman.  Saya hanya mantan fungsionaris LK yang sering mendapatkan persoalan karena logo di atas. Semoga kesalahan dalam pemasangan logo yang menurut saya memang kurang artistik dia atas tidak mengurangi jiwa kecintaan kita semua terhadapa almamater.

Menunggu, Hujan pun Turun

Posted in Feature with tags , , , on January 31, 2012 by mr.f

Rektorat Kampus UNM Makassar pada waktu-waktu tertentu menjadi tempat berkumpulnya para aktivis kampus alias Fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan (LK). Hampir setiap harinya gedung ini selalu ramai oleh para pengurus LK, ada-ada saja alasan para mahasiswa ini.

Terlalu banyak aktivitas mahasiswa yang harus tersentuh oleh tangan birokrasi kampus. Karena memang mahasiswa meski secara tidak struktural berada di bawah birokrasi, tetapi secara institusional mahasiswa dan birokrasi berada dalam satu lingkup institusi yakni kampus UNM.

Siang kemarin (30 Januari 2012), telah menjadi data dan fakta atas statement saya di atas. Puluhan mahasiswa telah bertumpuk dalam penantian. Siapa lagi tokoh birokrasi kampus yang paling banyak mendapat pengunjung kalau bukan Pembantu Rektor (PR III) yang secara khusus menangani urusan-urusan mahasiswa dan segala macam tetek bengeknya.

Ruang tunggu PR III memang setiap harinya selalu dipenuhi oleh wajah-wajah yang berjuta harap. Harapan itu selalu berada di ujung lidah PR III dan berakhir pada goresan pena pertanda deal atas suatu permintaan. Tidak jarang wajah mahasiswa yang keluar dengan ruang PR III itu bagai dirundung badai dan kerutan jidad melipat tiga. Pertanda sebuah kenyataan pahit hinggap pada alam berfikir seorang pemuda.

Siang itu saya tak termasuk golong penunggu PR III melainkan penunggu dosen    salah satu pengampu mata kuliah yang nilainya masih tertunda. Menunggu dalam kenyataan adalah kepedihan. Saya menunggu orang yang jelas ada, hanya terhalang sebuah kaca transparan. Proses menunggu yang sulit mendapat jawaban.

Menunggu berjam-jam saat perut berorasi, membuat beberapa status di facebook harus tertulis mencerminkan kondisi yang sedang saya alami saat itu. Membuat saya pasrah dan terpaksa harus mengatakan bahwa akan melakukan apapun untuk mendapatkan hal yang saya tunggu itu.

Sampai pada pukul setengah lima lewat dosen yang ditunggu tak kunjung bisa untuk ditemui. Sungguh hari yang gelap karena pas saya keluar dari gedung itu, langit sepertinya telah menunggu kehadiran kehampaan seorang mahasiswa yang gagal dalam penantian.

Selamat Sore, Januari

Posted in Uncategorized with tags , on January 31, 2012 by mr.f

***

Kuucapkan selamat sore,

Untuk hati yang telah berpulang ke pangkuan.

Melepaskan semua memori,

Karena sebentar lagi bulan akan menyusut.

Februari tengah berdandan,

Menyiapkan tabu-tabu genderang.

Kita akan berperang,

Melawan kisah, menumpahkan darah semangat.

Akhir kata, selamat sore untuk Januari

***